Kamis, 18 Februari 2016

AKI

terpenting dari sistem kelistrikan, aki tidak hanya menyimpan namun juga menyalurkan listrik ke seluruh perangkat elektronik di mobil. Walaupun dewasa ini telah banyak beredar jenis Aki kering yang hampir tidak membutuhkan perawatan, tetapi penggunaan Aki basah masih banyak dijumpai karena harganya yang lebih terjangkau.
Lalu apa saja yang membedakan antara aki basah dan aki kering? Inilah perbedaannya :
Aki Basah
Aki basah sudah sejak lama banyak digunakan pada berbagai kendaraan. Aki jenis ini adalah yang paling umum dan sering dijumpai. Umumnya aki basah menggunakan wadah yang semi transparan, sehingga cairan yang terdapat didalamnya dapat terlihat dengan jelas.
Cairan elektrolit yang diisikan biasanya disebut  air aki atau air zuur (untuk aki baru), yang berfungsi untuk merendam sel-sel aki. Volume air aki tersebut harus selalu berada diatas batas minimal agar dapat tetap merendam sel-sel yang berada di dalam wadah tersebut. Jika volume air kurang dari batas minimal, maka sel penyimpanan arus akan ter-oksidasi dan berkarat.
Untuk menambah volume cairan, cukup gunakan air destilasi, bukan air zuur. Perbedaan diantara keduanya dapat dilihat berdasarkan warna tutup botolnya. Umumnya Air zuur dikemas dalam botol dengan tutup berwarna merah, sementara air destilasi dikemas dalam botol dengan tutup berwarna biru.
Aki Kering
Aki kering merupakan bentuk pengembangan dari aki basah yang penggunaannya kini semakin populer. Secara fisik, perbedaannya dengan aki basah dapat dilihat melalui wadahnya yang berwarna gelap atau tidak transparan. Selain itu aki kering juga tidak memiliki lubang-lubang untuk mengisi air aki.
Cairan yang terdapat didalamnya berwujud gel, yang digunakan sebagai pengganti cairan elektrolit. Tingkat penguapan Gel ini sangat minim. Dan saat menguap, uap tersebut tidak dibuang keluar, tetapi tetap tertampung didalam wadah, sehingga volumenya tetap terjaga. Dengan demikian, maka aki jenis ini tidak membutuhkan perhatian khusus atau umumnya disebut Maintenance Free.
Kesimpulannya Aki basah membutuhkan perawatan, artinya Anda perlu meluangkan waktu secara rutin untuk memeriksa ketinggian cairan dan memastikan bahwa cairan tersebut tetap berada pada batas yang seharusnya. Namun selain harganya yang lebih terjangkau, jika perawatan dilakukan secara tepat dan teratur, aki basah cenderung memiliki umur yang lebih panjang dibandingakan aki kering.
Di lain pihak, aki kering tidak membutuhkan perawatan khusus karena tidak dibutuhkannya penambahan cairan. Tetapi kepraktisan tersebut harus ditebus dengan harga yang lebih mahal dan umur pemakaian yang relatif lebih singkat. (accnews / various sources / image: google.com)
__________________________________________________________________________________

"Astra Credit Companies (ACC), perusahaan pembiayaan kredit mobil terbaik yang memberikan solusi kepemilikan mobil baru dan mobil bekas dengan syarat ringan, proses cepat dan aman.  ACC juga menawarkan kredit mobil untuk jenis kendaraan pickup, truk dan alat berat. Gunakan simulasi kredit mobil untuk menghitung jumlah angsuran. Segera hubungi ACC di (021) 500599 dan miliki kendaraan idaman Anda sekarang juga!"


aki kering lebih menguntungkan

OTOMOTIF

Aki Kering Lebih Bagus untuk Kendaraan, Mengapa?

Aki kering saat ini lebih banyak dipilih untuk kendaraan baru.
Aki Kering Lebih Bagus untuk Kendaraan, Mengapa?
Aki basah dan aki kering. (www.icrixs.com)
VIVAnews – Tak bisa dipungkiri, akumulator atau kerap disebut accuatau aki memiliki peran sangat penting terhadap kinerja sebuah kendaraan, baik roda empat ataupun roda dua. Hal ini karena aki merupakan perangkat yang dapat menyimpan tenaga dalam bentuk energi kimia.

Dengan menggunakan aki, tegangan listrik kepada mobil bisa terpenuhi. Sebab, aki memilki fungsi untuk Starting, Lighting, danIgnition (pengapian).

Aki yang kita kenal saat ini ada dua jenis, yaitu Maintenance Freel (MF) atau aki kering dan konvensional atau sering disebut aki basah. Selain itu, ada juga Hybrid yang merupakan gabungan dari aki kering dan basah. Namun, Hybrid masih jarang digunakan, terutama pada kendaraan bermotor.

Menurut Kepala Departemen Quality PT Yuasa Battery Indonesia, Sukirman, saat ini aki kering memang sering kali digunakan pada kendaraan terbaru. Hal ini karena aki kering memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan aki basah.

“MF atau aki kering ukuran lebih kecil, namun kemampuan sama. Selain itu, aki kering bisa dipasang di segala arah, sementara konvensional (aki basah) jika dipasang miring tumpah,” kata Sukirman kepada wartawan di Jakarta, Kamis 8 Januari 2015.

Lebih lanjut, Sukirman juga menjelaskan, aki kering dan basah memiliki bahan berbeda, terutama pada penggunaan timah. Jika aki kering menggunakan timah yang mengandung kalsium, sementara aki  konvensional menggunakan timah mengandung antimoni.

“Kalau timah antimoni itu menimbulkan penguapan sangat banyak, sehingga harus sering tambah cairan aki (cairan elektrolit). Sementara untuk timah kalsium sangat sedikit, karena memiliki seramik filter, dan bagian lainnya yang berfungsi hanya mengeluarkan gas saja,” ucap Sukirman.

“Jadi setiap ada tekanan, aki kering akan mengeluarkan gas. Sementara kalau ada penguapan berupa air, itu akan kembali ke dalam baterai, sehingga aki kering bebas perawatan dan tak harus menambah cairan lagi.”

Jika dalam kondisi pemakaian normal dan kendaraan tanpa masalah, aki kering bisa digunakan antara dua-tiga tahun, sementara aki basah relatif harus lebih sering cek cairan, dan lebih ribet.

“Pengisian daya ulang pada konvensional yang tidak sesuai juga lebih mempercepat aki mati,” ujarnya. (one)

KEUNTUNGAN AKI KERING DAN BASAH

merawat aki
Yeah… Bagi yang sehari hari beraktifitas menggunakan kendaraan pribadi, baik itu mobil maupun motor pasti ada kaitannya juga dengan aki/accu… Benda kotak yang besarnya tergantung spesifikasi kendaraan ini cukup fital fungsinya dalam kendaraan… Aki/accu berfungsi sebagai sumber energi listrik untuk kendaraan, mulai dari menyalakan elektrik starter, lampu lampu, sampai klakson dan sebagainya… Saat ini sudah banyak pilihan accu untuk kendaraan, mulai dari aki basah yang katanya sudah kuno, sampai aki MF (maintenance free) yaitu aki yang bebas perawatan…
Aki basah sediri merupakan aki yang paling manja, karena musti membutuhkan perhatian setiap bulannya… Jika menggunakan aki tipe basah, minimal dua bulan sekali harus cek ketinggian air akinya… Jangan sampai air aki di bawah batas minimal yang bisa mengakibatkan aki soak… Jika sudah mulai berada pada batas minimal maka wajib untuk ditambahkan air aki… Air aki mudah sekali didapat, dibengkel bengkel atau toko aki pasti ada… Harganya pun cukup murah, duu pernah beli seharga 15 rebu sudah dapat satu botol yang cukup gede…
air aki
Beda dengan aki MF (Maintenance Free) yang artinya bebbas perawatan… Aki ini sangat banyak digemari banyak orang, begitu langsung dipasang di kendaraan maka sudah ga perlu repot repot lagi untu menambahkan air aki… Kata penjual aki, aki MF juga banyak pilihannya… Mulai dari aki kering yang bener bener tanpa menggunakan cairan… Aki gel yaitu hampir sama dengan aki basah tapi bukan menggunakan air aki melainkan menggunakan gel… Sampai aki basah tipe MF, yaitu mirip dengan aki basah yang masih menggunakan air aki tapi sekali pakai… Air aki akan dituangkan ke dalam aki dan kemudian disealent, karena air aki tersebut akan dipakai seumur hidup… Setidaknya itu yang dapat saya tangkap dari penjelasan kokoh pemilik toko aki kemarin…
Saya sendiri saat ini masih menggunakan aki tipe basah yang katanya sudah ketinggalan jaman… Jadi biasanya setiap 2 bulan sekali haru menambah air aki… Kata kebanyakan orang sih merepotkan karena harus bongkar bongkar kendaraan… Tapi biasa saja tuh, setiap saya menambahkan air aki cuman butuh waktu kurang dari 15 menit… Dan yang menurut saya paling menarik pada saat menambahkan air aki adalah sekalian cek bagian kendaraan lain… Mulai dari berih bersih, cek soket soket yang mulai kendur, sekring, sampai kabel kabel apakah ada yang terkelupas atau tidak… Jika saya menggunakan aki tipe MF mungkin tidak sempat untuk mengecek semuanya tersebut… saya sendiri menggunakan aki tipe basah dan sudah 3 tahun ini tanpa masalah, namun bagi tidak terlalu telaten mungkin bisa mimilih aki tipe MF… Hasta maƱana…